1. Tujuan [kembali]
- Mengetahui bentuk rangkaian mux-demux dengan ic TTL
- Dapat menjelaskan rangkaian simulasi mux-demux
2. Alat dan Bahan [kembali]
IC 74151
IC 74151 merupakan salah satu dari sekian banyak komponen multiplexer. IC 74151 memiliki 8 pin input dan juga mempunyai 3 selection dan ada pin enabled. Pada pin output terdapat 2 pin yang memiliki output berlawanan
- Alat elektronika
- Berat: 10 gram
IC 74LS138
IC 74LS138 mempunyai kaki yang terdiri dari :
7 Segment
IC ini sangat membantu untuk meringkas masukan seven segmen dengan jumlah 7 pin, sedangkan jika menggunakan BCD cukup dengan 4 bit masukan. IC BCD bisa juga disebut dengan driver seven segment. Berikut konfigurasi Pin IC 7447.
Konfigurasi Pin IC 7447
§
Pin Input
IC BCD, memiliki fungsi sebagai masukan IC BCD yang terdiri dari 4 Pin, nama pin
masukan BCD dilangkan dengan huruf kapital yaitu A, B, C dan D. Pin input
berkeja dengan logika High=1.
§
Pin Ouput
IC BCD, memiliki fungsi untuk mengaktifkan seven segmen sesuai data yang diolah
dari pin input. Pin output berjumlah 7 pin yang namanya dilambangkan dengan
aljabar huruf kecil yaitu, b, c, d, e, f dan g. Pin Output bekerja dengan
logika low=0. Karena itulah IC 7447 digunakan untuk seven segment common anode.
§
Pin LT (Lamp
Test) memiliki fungsi untuk mengaktifkan semua output menjadi aktif low,
sehingga semua led pada seven segmen menyala dan menampilkan angka 8. Pin LT
akan aktif jika diberi logika low. Pin ini juga digunakan untuk mengetes
kondisi LED pada seven segment.
§
Pin RBI (Ripple
Blanking Input) memiliki fungsi untuk menahan data input (disable input), pin RBI
akan aktif jika diberi logika low. Sehingga seluruh pin output akan berlogika
High, dan seven segment tidak aktif.
§
Pin RBO (Ripple
blanking Output) memiliki fungsi untuk menahan data output (disable output), pin RBO
ini akan aktif jika diberikan logika Low. Sehingga seluruh pin output akan
berlogika High, dan seven segment tidak aktif.
Ground
Ground berfungsi sebagai penghantar arus listrik langsung ke bumi atau tanah saat terjadi kebocoran isolasi atau percikan api pada konsleting.
Resistor
Resistor merupakan salah satu komponen elektronika pasif yang berfungsi untuk membatasi arus yang mengalir pada suatu rangkaian.
LED
3. Dasar Teori [kembali]
Kami akan menjelaskan secara singkat jenis rangkaian logika kombinasional yang ditemukan di dalam multiplexer oleh mempertimbangkan multiplexer 2-ke-1 pada Gambar 8.4 (a), tabel fungsional yang ditunjukkan pada Gambar. 8.4 (b). Gambar 8.4 (c) menunjukkan kemungkinan diagram logika dari multiplekser ini. Rangkaian berfungsi sebagai berikut:
- Untuk S = 0, ekspresi Boolean untuk output menjadi Y = I0.
- Untuk S = 1, ekspresi Boolean untuk keluaran menjadi Y = I1.
Jadi, input I0 dan I1 masing-masing dialihkan ke output untuk S = 0 dan S = 1. Memperluas konsep lebih lanjut, Gambar 8.5 menunjukkan diagram logika dari multiplexer 4-ke-1. Kombinasi masukan 00, 01, 10 dan 11 pada jalur pilih masing-masing beralih I0, I1, I2 dan I3 ke output. Pengoperasian sirkuit diatur oleh fungsi Boolean (8.1). Demikian pula, multiplexer 8-ke-1 dapat direpresentasikan dengan fungsi Boolean (8.2):
4. Langkah Percobaan [kembali]
- Siapkan komponen yang dibutuhkan
- Posisikan komponen sesuai dengan rangkaian
- Rangkai semua komponen dengan baik dan benar
- Tekan tombol play untuk menjalankan rangkaian
5. Gambar Rangkaian [kembali]
6. Prinsip Kerja [kembali]
Pada rangkaian diatas kita menggunakan IC 74151, 74LS138, dan 7447. Pada Ic 74151, pin ABC adalah input selector. Dimana ketika pin c berlogika 1 maka input yang harus dimasukkan agar outputnya 1 adalah X4 sehingga nilai Y=1. Dan untuk Y' =0. Selanjutnya arus mengalir ke IC 74LS138, pada bagian pin E2,E3. Dapat dilihat pada tabel kebenaran ketika E2, E3 mendapatkan input low, kemudian C berlogika 0 maka output Y3 akan berlogika 0. Dan output yang lainnya berlogika 1. Selanjutnya pada ic 7447 ketika input 1 1 0 0, maka di peroleh nilai output 0 0 0 0 1 1 0 yang berarti menunjukkan angka 3 pada seven segment.
7. Vidio [kembali]
8. Link Download [kembali]
Download HTML




























